Cara
Mengatasi Radang Tenggorokan
1.
Makan
bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang merupakan agen
pembunuh bakteri. Jadi cobalah mengunyah bawang putih agar mengeluarkan senyawa
allicin demi mengatasi radang tenggorokan.
2.
Permen
pereda radang tenggorokan
Lozenge atau permen pereda tenggorokan juga bisa Anda konsumsi demi
merangsang produksi ludah. Sehingga ludah akan tetap menjaga mulut agar tetap
selalu basah. Selain itu, kebanyakan lozenge mengandung vitamin C, pectin, dan
zinc yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
3.
Air
garam hangat
Meskipun cara ini cukup tradisional, namun kumur dengan air garam
hangat lumayan ampun untuk mengatasi radang tenggorokan. Sebab air garam
membantu tenggorokan meredakan inflamasi dan mengurangi rasa sakit. Anda bisa
kumur air garam hangat tiga sampai empat jam sekali.
4.
Konsumsi
cairan
Saat menderita radang tenggorokan, sebaiknya Anda mengonsumsi
cairan dalam jumlah banyak agar tenggorokan tetap lembap. Cairan tersebut juga
akan menyapu bakteri yang berkumpul dalam tenggorokan. Coba pilih minuman
hangat seperti teh, kopi, atau campuran air madu dan jus lemon hangat untuk
mengatasi radang tenggorokan.
5.
Menghirup
uap
Biasanya, radang tenggorokan juga memicu penyakit demam dan gejala
pilek atau hidung tersumbat. Jika Anda juga mengalaminya, Anda bisa menghirup
uap untuk memperlancar pernapasan. Cara itu adalah solusi terbaik untuk
mengatasi kedua kondisi, demam sekaligus radang tenggorokan.
6.
Makan
sup ayam
Terakhir, Anda bisa mengatasi radang tenggorokan dengan menikmati
sup ayam hangat. Sebab para ahli berpendapat bahwa sodium dalam kaldu ayam
merupakan anti inflamasi yang membuat Anda cepat sembuh dari radang
tenggorokan.
Cara
mengatasi radang tenggorokan ringan adalah sebagai berikut:
1.
Berkumur
dengan kunyit dan air garam: Campurkan 1/4 sendok teh kunyit dan 1/2 sendok teh
garam ke dalam segelas air hangat.
2.
Minum
Jus lemon tanpa gula : Campurkan 2 sendok makan jus lemon (dari perasan 1/2
lemon) ke dalam segelas air hangat. Hindari penambahan gula. Minumlah 2-3 kali
sehari dalam keadan perut kosong (sekitar 30-60 menit sebelum makan). Cara ini
diyakini bisa meredakan rasa sakit dan iritasi pada tenggorokan. Hindari minum
lemon setelah makan karena justru bisa meningkatkan asam lambung.
3.
Oleskan
minyak kelapa : Minyak kelapa merupakan antimikroba alami. Minyak ini bisa
membunuh semua jenis organisme patogen jika dikonsumsi atau dioleskan ke tubuh.
Hangatkan 2-3 sendok makan minyak kelapa kemudian pijatkan ke tubuh sekali atau
dua kali sehari. Selain itu, bisa juga digunakan saat memasak. Minyak kelapa
merupakan sumber energi bagi tubuh.
4.
Hindari
gula dan semua makanan olahan : Gula akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan
memperparah penyakit. Karena itu, ada baiknya dihindari. Makanan olahan yang mengandung
karbohidrat olahan, lemak trans, bahan tambahan yang berbahaya bagi kesehatan
juga mempunyai dampak yang sama. Jadi, ada baiknya menghindari keduanya.
5.
Percepat
pemulihan dengan lemon dan jus sayur : Tubuh menghabiskan cukup banyak energi
untuk mencerna makanan. Karena itu, ada baiknya Anda menghindari makanan berat
dan menggantinya dengan sup, jus sayuran atau lemon tanpa gula. Dengan begitu
tubuh bisa menyimpan energi lebih banyak dan menggunakannya untuk melawan
penyakit. Tipe diet puasa seperti ini akan mempercepat pemulihan.
0 komentar:
Posting Komentar